Reposisi Pembelajaran Kolaboratif di Era Kecerdasan Artifisial

ESAI *) Heri Isnaini Suatu hari, seorang guru memberikan tugas kepada peserta didiknya untuk menulis esai. Jika beberapa tahun lalu siswa harus mencari referensi dari buku, artikel, atau berdiskusi dengan teman-temannya, hari ini situasinya berbeda. Dalam hitungan detik, mereka dapat membuka berbagai aplikasi berbasis kecerdasan artifisial dan memperoleh ide, kerangka tulisan, ringkasan teori, bahkan draf […]

Loading

Continue Reading

Ken Dedes: Membaca “The Great Mother” dalam Budaya Jawa

ESAI *) Heri Isnaini Ada perempuan-perempuan yang hidup dalam sejarah. Ada pula perempuan-perempuan yang hidup melampaui sejarah. Nama mereka tidak sekadar tercatat dalam kronik, melainkan menjelma menjadi simbol yang terus berkelana dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ken Dedes adalah salah satu di antaranya. Bagi banyak orang, Ken Dedes dikenal sebagai permaisuri Ken Angrok, pendiri […]

Loading

Continue Reading

Satu Malam yang Mengubah: dari Codex Gigas hingga Roro Jonggrang

ESAI *) Heri Isnaini Ada sesuatu yang selalu membuat saya terpikat pada cerita-cerita yang berlangsung dalam satu malam. Mungkin sebab malam adalah waktu ketika logika mulai kehilangan sebagian kuasanya. Ketika siang memberi kita kepastian, malam justru menawarkan kemungkinan. Pada malam hari, batas antara kenyataan dan imajinasi menjadi lebih tipis. Yang mustahil terasa mungkin. Yang tidak […]

Loading

Continue Reading

Mengapa Oedipus dan Sangkuriang Bermimpi Hal yang Sama?

ESAI *) Heri Isnaini Ada cerita-cerita yang lahir di tempat berbeda, tumbuh dalam bahasa yang berbeda, dan diwariskan oleh masyarakat yang tidak pernah saling bertemu. Namun, ketika kita membacanya, kita menemukan sesuatu yang aneh. cerita-cerita itu tampak seperti saudara jauh yang terpisah oleh ruang dan waktu. Salah satu contoh yang menarik adalah kisah Oedipus dari […]

Loading

Continue Reading

Dari “Tanah Lado” Menjadi Hamparan Singkong: Jejak Kejayaan Lada Lampung Utara yang Kini Memudar

FEATURE  *) Ardiansyah  Dulu, saat menyebut nama Kabupaten Lampung Utara, benak orang langsung tertuju pada satu komoditas, lada. Bahkan daerah ini memiliki julukan kehormatan yang melekat erat dalam sejarah pertanian Indonesia, yaitu “Tanah Lado” atau Tanah Lada. Di rentang tahun 1970-an hingga 1980-an, sebutan itu bukan sekadar nama puitis. Ia adalah gambaran nyata kekayaan alam […]

Loading

Continue Reading

Bentuk “Mitologi Baru” Masyarakat Modern

*) Heri Isnaini Di zaman ketika manusia dapat berbicara dengan orang lain yang berada di belahan dunia berbeda hanya melalui layar telepon genggam, kita sering menganggap diri sebagai masyarakat yang rasional. Sains berkembang pesat. Teknologi semakin canggih. Informasi bergerak begitu cepat. Namun anehnya, di tengah kemajuan itu, manusia tetap gemar menceritakan kisah-kisah yang sulit dibuktikan […]

Loading

Continue Reading

Enny Arrow, Horatius, dan Mimpi Kita tentang Sastra yang Baik

ESAI *) Heri Isnaini Ada masa ketika buku-buku dibaca sembunyi-sembunyi. Bukan karena buku itu berbahaya bagi negara. Bukan pula karena buku itu mengandung gagasan revolusioner yang dapat mengguncang kekuasaan. Buku-buku itu disembunyikan karena dianggap tidak pantas dibaca. Ia berpindah dari tangan ke tangan seperti sebuah rahasia. Sampulnya kusam. Kertasnya tipis. Huruf-hurufnya hasil stensilan. Namun justru […]

Loading

Continue Reading

Sastra dan Pendidikan Karakter: Belajar Menjadi Manusia dari Cerita

ESAI *) Heri Isnaini Barangkali ada banyak cara untuk mengajarkan seseorang menjadi manusia yang baik. Kita bisa menyusun aturan. Kita bisa membuat tata tertib. Kita bisa menuliskan daftar panjang tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Namun, sejarah peradaban menunjukkan bahwa manusia tidak selalu berubah hanya karena nasihat. Manusia sering kali berubah karena cerita. […]

Loading

Continue Reading

Lampura “Tunggakan DBH Tak Jelas, Utang SMI Makin Di Gass”

OPINI *) Zani Simatupang Terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tahun 2023-2024 yang belum terbayarkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp10O miliar, nampaknya kabupaten tertua di Lampung ini terpaksa gigit jari. Tak satupun para pemangku kebijakan berani angkat bicara, baik Sekretaris Daerah sampai PLT kepala BPKAD Lampura bungkam menghindari pertanyaan awak media […]

Loading

Continue Reading

Kebahagiaan Sejati Tanpa Topeng, Berani Tampil Apa Adanya

LOGIKA *) Redaksi Kita sering merasa bangga, seolah hidup berjalan sempurna dan penuh kebahagiaan. Kita merayakan setiap pencapaian, setiap momen indah, dan setiap hal yang terlihat menyenangkan—semuanya ditampilkan dengan rapi di media sosial, seolah tidak ada satu pun hal yang keliru atau menyakitkan dalam hidup kita. Namun, di balik semua kemegahan dan kebahagiaan yang tampak […]

Loading

Continue Reading