Di Bawah Asuhan Pochettino, Tuan Rumah Amerika Serikat Siap Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Olahraga

AMERIKA SERIKAT (RNSI) – Sebagai salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat kembali memegang peran penting dalam ajang sepak bola terbesar di dunia.

Sebelumnya, negeri Paman Sam ini pernah menjadi tuan rumah tunggal pada edisi 1994, kala itu mereka melaju hingga babak 16 besar sebelum tersingkir oleh Brasil yang akhirnya keluar sebagai juara.

Di bawah asuhan pelatih anyar Mauricio Pochettino, tim berjuluk The Stars and Stripes ini berambisi menorehkan prestasi lebih baik dibandingkan penampilan terakhir mereka di Piala Dunia 2022. Saat itu, perjalanan AS terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan Belanda. Pelatih asal Argentina ini resmi menempati posisi tersebut pada September 2024, menggantikan Gregg Berhalter. Ia membawa segudang pengalaman berharga dari karier melatihnya di klub-klub papan atas Eropa seperti Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain, Chelsea, dan Espanyol.

Edisi 2026 akan menjadi keikutsertaan ke-12 Amerika Serikat dalam sejarah Piala Dunia. Kehadiran mereka tercatat sejak turnamen perdana digelar pada tahun 1930 di Uruguay. Di ajang pertama itu, AS tampil mengesankan: menaklukkan Belgia dan Paraguay dengan skor sama 3-0, menduduki puncak grup, dan melaju ke babak semifinal sebelum harus mengakui keunggulan Argentina 1-6.

Salah satu kemenangan paling bersejarah dalam catatan tim AS terjadi pada Piala Dunia 1950 di Brasil. Saat itu, tim yang sebagian besar berisi pemain paruh waktu itu berhasil mengalahkan Inggris 1-0—salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah turnamen. Gol tunggal Joe Gaetjens menjadi momen yang tak terlupakan, meski Inggris mendominasi jalannya pertandingan.

Setelah vakum selama 40 tahun, AS kembali tampil di Piala Dunia mulai tahun 1990 dan terus hadir secara rutin. Di edisi 2002, mereka bahkan mencetak capaian terbaik sepanjang masa di era modern dengan melaju hingga perempat final. Empat belas tahun kemudian di Brasil 2014, nama Tim Howard mencuri perhatian berkat aksi heroiknya melakukan 16 penyelamatan dalam satu pertandingan melawan Belgia, meski akhirnya timnya kalah setelah perpanjangan waktu.

Baca Juga :  Nerazurri Pupuskan Fiorentina dari Piala Italia 

Dalam statistik individu, nama Landon Donovan menjadi yang paling menonjol. Ia tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak AS di ajang Piala Dunia: tampil dalam 12 pertandingan dan mencetak total lima gol sepanjang tiga edisi turnamen. Sementara itu, rekor kemenangan terbesar tim nasional ini masih dipegang oleh dua kemenangan telak 3-0 atas Belgia dan Paraguay pada edisi perdana 1930—di mana Bert Patenaude juga mencetak hat-trick pertama dalam sejarah Piala Dunia.

Menuju Piala Dunia 2026, Amerika Serikat telah memastikan tempatnya secara otomatis sebagai tuan rumah dalam format baru yang mempertandingkan 48 tim. Bersama dukungan pelatih berpengalaman dan semangat untuk membuktikan diri, The Stars and Stripes siap menuliskan lembaran baru dalam sejarah sepak bola dunia. (Sumber: laman resmi FIFA WORLD CUP/red)

Loading