Budidaya Ayam Petelur, BUMDesa Sawojajar Makmur Perkuat Ketahanan Pangan   

Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sawojajar Makmur, dibawah naungan Pemerintahan Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, terus berupaya maksimal optimalkan potensi desa demi kesejahteraan masyarakatnya.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mengembangkan unit usaha budidaya ayam petelur yang kini menjadi salah satu andalan ekonomi desa.

Inisiatif ini tidak hanya bertujuan sebagai wadah usaha ekonomi produktif, tetapi juga merupakan bentuk nyata dukungan Desa Sawojajar terhadap program nasional ketahanan pangan.

Caption: Budidaya ayam petelur salah satu unit usaha yang dijalankan BUMDesa Sawojajar Makmur. Foto: Ardi.

Melalui pengembangan sektor peternakan lokal, desa berupaya memastikan ketersediaan sumber protein hewani yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat, baik di lingkungan internal desa maupun sekitarnya.

Kepala Desa Sawojajar, Mulyanto, menegaskan, pengembangan sektor peternakan ini menjadi prioritas utama dalam visi misi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Menurutnya, pangan adalah kebutuhan dasar yang harus terpenuhi dan desa memiliki tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas tersebut melalui produksi pangan lokal.

“Kami melihat bahwa budidaya telur ayam memiliki prospek yang sangat baik dan permintaan pasar yang terus tinggi. Oleh karena itu, kami mengarahkan BUMDesa Sawojajar Makmur untuk serius menggarap sektor ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, ini juga menjadi upaya konkret kami mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujar Kades Mulyanto dalam keterangannya, Sabtu, 18 April 2026.

Caption: Ayam Petelur yang dikembangkan BUMDesa Sawojajar Makmur. Foto: Ardi.

Sementara itu, Direktur BUMDesa Sawojajar Makmur, Nurman Wibowo, menjelaskan, pengelolaan peternakan ayam petelur ini dilakukan secara profesional dan menerapkan sistem manajemen usaha yang baik.

“Hal ini dilakukan agar hasil produksi dapat maksimal, kualitas telur terjaga, serta operasional usaha dapat berjalan efisien dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Nurman Wibowo, yang akrab disapa Mas Wid ini.

Baca Juga :  Terjun Lapangan, Kapolres Lampura Pantau Pesonel Siaga Pos PAM NATARU
Caption: salah satu warga setempat yang dipekerjakan sebagai anak kandang sedang memberikan pakan. Foto: Ardi.

Selain berkontribusi pada ketersediaan pangan, lanjutnya, keberadaan unit usaha ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi desa.

“Keuntungan yang diperoleh dari operasional BUMDesa ini secara langsung akan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Sawojajar,” tuturnya.

Peningkatan PAD ini sangat vital karena akan menjadi tambahan anggaran yang bisa digunakan kembali untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan publik di desa.

Caption: Telur yang dihasilkan dari kandang ayam petelur BUMDesa Sawojajar Makmur. Foto: Ardi.

“Dengan bertambahnya PAD, desa memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih besar untuk melaksanakan berbagai program pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, hingga program sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, keberhasilan BUMDesa tidak hanya dinikmati oleh pengurus saja, melainkan akan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh warga Desa Sawojajar,” jelas Direktur BUMDesa Sawojajar Makmur.

Tidak hanya itu, keberadaan peternakan ini juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal.

“Warga desa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan usaha, mulai dari proses pemeliharaan, pakan, hingga distribusi hasil produksi. Hal ini tentu membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat,” tutup Nurman.

Caption: Kandang ayam petelur salah satu unit usaha BUMDesa Sawojajar Makmur. Foto: Ardi.

Terkait itu, Pemerintahan Desa Sawojajar berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh dan pendampingan terhadap BUMDesa Sawojajar Makmur agar dapat terus berkembang.

Inovasi dan peningkatan kapasitas akan terus dilakukan agar unit usaha ini mampu bersaing dan memperluas jangkauan pasarnya tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga ke wilayah yang lebih luas.

Ke depan, Desa Sawojajar berharap agar budidaya ayam petelur ini dapat menjadi contoh sukses pengelolaan BUMDesa yang mandiri dan produktif.

Sinergi antara pemerintahan desa dan badan usaha ini diharapkan mampu menciptakan desa yang lebih sejahtera, mandiri secara pangan, serta memiliki pendapatan yang kuat untuk membiayai pembangunan di masa mendatang. (Ardi)

Loading