LAMPUNG UTARA (RNSI) – Tak kurang dari seratus (100) orang pekerja bangunan yang ada di Kabupaten Lampung Utara mengikuti kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Program Padat Karya tahun anggaran 2025, pada Senin-Selasa, 20-21 Oktober 2025, bertempat di Rumah Aspirasi Tamanuri-Mardiana, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Diketahui, kegiatan ini merupakan inisiasi program aspirasi Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PU.

Menurut Kepala Balai Jasa Konstruksi (BJK) Wilayah II Palembang, Ir. Soeryadi, S.T., M.T., IPU., kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pembekalan dan sertifikasi guna memenuhi kompetensi tenaga kerja konstruksi pertukangan di Kabupaten Lampung Utara.

“Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Program Padat Karya ini merupakan inisiasi anggota Komisi V DPR-RI Drs Hi. Tamanuri, M.M., diikuti sebanyak 100 orang peserta dengan profesi sebagai pekerja bangunan, khususnya tukang pasang bata,” kata Soeryadi.

Diterangkan lebih lanjut, seluruh peserta mendapatkan pembekalan 8 jam materi, praktik pasang bata, dan sertifikasi kompetensi TKK.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat lokal untuk memperoleh pembekalan keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja profesional agar mampu berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha,” terangnya.

Kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., mewakili Anggota Komisi V DPR-RI, Ir. Hi. Tamanuri, M.M., mengimbau agar seluruh peserta fokus mengikuti semua rangkaian kegiatan pembekalan dan sertifikasi tersebut hingga berakhir.

“Kegiatan ini tentu ada teori sekaligus praktik yang memberi tambahan keilmuan mendasar bagi para tenaga kerja konstruksi,” kata Mardiana.
Ditambahkan, output dari kegiatan ini akan memberikan sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi pada seluruh peserta.

“Program seperti ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat, bukan tidak mungkin di Kabupaten Lampung Utara kelak memiliki infrastruktur yang kokoh dan berdaya saing,” kata Mardiana.

Ia juga menyatakan melalui kegiatan pembekalan dan sertifikasi ini diharapkan lahir tenaga kerja konstruksi yang terampil, bersertifikat, dan berdaya saing tinggi guna mendukung pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara pada khususnya.

Di tempat yang sama, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi, dalam hal ini diwakili Kepala Subdirektorat Bakuan Kompetensi Ronny Adriandi, S.T., M.T., menyampaikan, program ini dimaksudkan sebagai upaya guna meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga kerja konstruksi serta mendukung efisiensi pembangunan infrastruktur kerakyatan.

“Kita ketahui bahwasanya infrastruktur kerakyatan mempunyai spesifikasi teknologi dengan mutu sederhana yang tentunya tetap didukung dengan tenaga pekerja yang memiliki kompetensi,” terang Ronny, menyampaikan sambutan Dirjen Kompetensi dan Produktivitas TKK.

Diharapkan, kegiatan itu dapat memberikan manfaat untuk mendukung kualitas pembangunan infrastruktur daerah melalui program padat karya.
Dirinya juga mengapresiasi inisiasi Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., atas adanya kegiatan ini.

“Pembekalan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi (TKK) program padat karya tahun 2025 melalui program Kementerian Pekerjaan Umum yang diinisiasi Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas TKK melalui pelatihan dan sertifikasi resmi dengan tujuan mendukung efisiensi pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Tenaga kerja konstruksi yang kompeten, tambahnya, merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur berkualitas.

“Melalui program ini, diharapkan, para peserta dapat berkontribusi langsung dalam proyek-proyek padat karya di daerah masing-masing,” tutupnya.

Terpantau, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., membuka kegiatan dengan menyematkan APD secara simbolis kepada peserta.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., dan jajaran; Kepala Subdirektorat Bakuan Kompetensi, Ronny Adriandi, S.T., M.T.; Kepala BJK Wilayah II Palembang, Ir. Soeryadi, S.T., M.T., IPU.; Kepala Dinas SDA MBK Kabupaten Lampung Utara, Martha Helmahera, S.T., M.T.; Instruktur dari Asosiasi IASPRO, Asesor dari LSP Astekindo Konstruksi Mandiri, dan peserta dari berbagai kecamatan se-Lampura. (Ardi)
![]()
