LAMPUNG UTARA (RNSI) – Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi Partai NasDem, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., meresmikan kegiatan Workshop Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan, yang diselenggarakan melalui Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Lampung, pada Rabu, 11 Juni 2025, di aula Desa Tanjungraja, Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Lampung Utara.

Disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansyah, S.Sos., workshop ini dilakukan agar masyarakat mampu mengatasi kondisi kedaruratan, seperti bencana alam banjir, longsor, gempa bumi, dan sebagainya, sehingga mampu melaksanakan evakuasi mandiri.

“Dalam workshop ini, kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana juga menjadi agenda penting dari seluruh rangkaian kegiatan,” tutur Deden Ridwansyah.

Disampaikan lebih lanjut, peserta workshop juga akan mendapatkan pengetahuan tentang pemetaan risiko bencana dan cara mengidentifikasi zona bahaya.

Selain itu, tambahnya, Sistem peringatan dini dan cara menginformasikan masyarakat tentang potensi bencana.
Kesempatan itu, Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., menyampaikan, dengan mengikuti workshop ini, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat.

“Mereka juga dapat menjadi relawan SAR yang siap membantu di lapangan,” terang Hi. Tamanuri.
Dikatakan lebih lanjut, Basarnas merupakan salah satu mitra kerja Komisi V DPR-RI.

“Sebagai mitra kerja Komisi V DPR-RI, maka kegiatan kemanusiaan inibdapat diselenggarakan di sini,” kata Tamanuri.

Terpantau hadir Asesor Bina Potensi Basarnas Pusat, Daniel Nasution, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., serta Kepala Desa se-Kecamatan Tanjungraja.

Dalam kegiatan itu Kepala Desa Kades Tanjungraja, Yunis Adhar, S.P., menerima plakat penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansyah, S.Sos.

Di hari yang sama, kegiatan serupa juga diselenggarakan di aula Desa Sabukempat, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara.

Dalam kegiatan di dua lokasi itu, seluruh peserta mendapatkan materi terkait prosedur pencarian dan pelatihan pertolongan pertama, penggunaan peralatan SAR, seperti alat komunikasi, peralatan evakuasi, dan alat pertolongan pertama.

Selain itu, peserta juga dibekali teknik pertolongan pertama untuk korban bencana, pemetaan risiko bencana dan cara mengidentifikasi zona bahaya, serta sistem peringatan dini dan cara menginformasikan masyarakat tentang potensi bencana. (Ardi)
![]()
