Pelayanan RSUD Ryacudu Dinilai Semrawut, DPRD Lampung Utara Desak Evaluasi Total

Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Kinerja dan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi kembali menjadi sorotan tajam. Menanggapi berbagai keluhan masyarakat yang dianggap meresahkan, DPRD Kabupaten Lampung Utara mendesak dilakukannya evaluasi maksimal dan menyeluruh terhadap manajemen rumah sakit tersebut.

Desakan ini muncul lantaran sistem pelayanan yang berjalan saat ini dinilai masih berantakan dan belum memberikan kemudahan bagi pasien. Mulai dari sistem antrian online yang hingga kini belum berjalan optimal, hingga berbagai persoalan pelayanan lainnya yang justru merugikan masyarakat yang sedang membutuhkan penanganan medis.

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa, menegaskan kekecewaannya dan meminta pihak manajemen segera bertindak tegas.

“Saya mendesak manajemen RSUD Ryacudu untuk segera memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Jangan biarkan kondisi ini terus berlanjut,” tegas Imam, Senin, (20/04/2026).

Imam menyayangkan fakta bahwa meskipun pihak eksekutif dan legislatif terus mendorong perbaikan, namun perubahan signifikan belum juga terlihat. Padahal, evaluasi besar-besaran di segala lini sudah seharusnya dilakukan demi kemajuan institusi kesehatan tersebut.

“Kita memiliki cita-cita besar agar RSUD Ryacudu menjadi rujukan yang handal. Namun jika hingga saat ini belum ada perubahan yang nyata, maka evaluasi total harus segera dilakukan. Mereka harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, masyarakat juga menuntut keseriusan pemerintah dalam membenahi rumah sakit milik daerah ini. Perbaikan tidak hanya sebatas slogan, tapi harus terlihat nyata, mulai dari sistem pelayanan yang ramah hingga kompetensi sumber daya manusia yang benar-benar profesional.

“Jangan sampai fasilitas negara hanya menjadi pajangan, sementara rakyat yang sakit justru dipersulit,” tandasnya. (Riki Purnama)

Loading