LAMPUNG UTARA (RNSI) – Agenda kerja rutin reses merupakan momentum penting bagi setiap anggota legislatif untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat selaku konstituennya.
Terkait itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., melangsungkan safari reses yang dimulai sejak Rabu, 23 Juli 2025, dan berakhir pada Rabu, 30 Juli 2025.

Dalam kesempatan reses di aula Desa Nyapahbanyu, Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara, pada Rabu, 23 Juli 2025, Mardiana menitikberatkan agar warga setempat terus meningkatkan kualitas lingkungan dan pola hidup yang sehat.
“Kita semua wajib memenuhi kebutuhan pokok kita lebih dahulu. Setelah itu terpenuhi, maka kebutuhan lainnya yang bersifat kebutuhan tambahan, baru dapat dipenuhi,” katanya.
Disampaikan lebih lanjut, kebutuhan primer atau kebutuhan dasar manusia mencakup kebutuhan akan makanan, air bersih, pakaian, tempat tinggal, hingga pendidikan dan kesehatan.
“Kebutuhan utama ini bersifat mendesak dan harus dipenuhi dengan segera agar kehidupan tidak terganggu,” kata Mardiana.
Menurutnya, untuk menunjang dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pemerintah menggulirkan program bantuan melalui program aspirasi.
“Program aspirasi seperti BSPS, SPALD-S, Pamsimas, P3TGAI, PISEW, dan sejumlah program lainnya bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya yang ada di Lampung Utara,” tegas Mardiana.

Selanjutnya, pada Kamis, 24 Juli 2025, Mardiana melanjutkan safari resesnya di Desa Sinargunung, Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara.
Di hadapan konstituennya, Mardiana meminta agar warga terus konsisten dan berkomitmen penuh untuk menjaga hasil pembangunan, khususnya melalui program aspirasi.
“Program aspirasi terlahir dari keinginan masyarakat yang disinergikan melalui kepala desa bersama kami sebagai wakil rakyat yang diberikan amanah,” katanya.

Sementara itu, Kades Sinargunung Eef Sutanto menyatakan kegiatan dimaksud mejadi suatu kehormatan bagi masyarakat setempat atas kesediaan Mardiana menyambangi konstituennya yang ada di Desa Sinargunung.
“Atas nama warga Sinargunung, kami berharap kiranya program aspirasi dapat terus digulirkan di desa ini. Untuk tahun 2025 ini, program Pamsimas akan segera berjalan di Dusun III,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Camat Abung Pekurun, Hantara, menyampaikan, sangat bersyukur atas kehadiran Mardiana dengan membawa program aspirasi di desa tersebut.
“Telah banyak yang diperjuangkan Ibu Mardiana bersama Tamanuri melalui program aspirasi,” kata Camat Hantara.
Ia mencontohkan, jalan rabat beton yang dibangun melalui program aspirasi PISEW menjadi jantung infrastruktur bagi masyarakat sejumlah desa yang melintasi jalan tersebut.

Camat Hantara juga mengharapkan agar rencana program aspirasi Inpres Jalan Daerah (IJD) berupa jalan rigid beton di jalur jalan poros Kecamatan Abung Pekurun dapat segera terealisasi.
Selanjutnya, Ir. Mardiana, S.T., M.T., beserta jajarannya melanjutkan safari reses di Desa Sumbertani, Kecamatan Abung Pekurun.

Di sini, Mardiana menyampaikan kali pertama dirinya melangsungkan kunjungan di Desa Sumbertani.
“Hal yang luar biasa bagi saya bisa hadir di sini. Pertemuan ini kita harapkan dapat memberikan manfaat yang nyata,” ucap politisi Partai NasDem kelahiran Tanjungkarang, 26 April 1977 ini.

Ia juga menyatakan apa yang menjadi niat baik dari rangkaian kegiatan reses ini diharapkan mampu diwujudkan menjadi agenda kerja yang memberi manfaat untuk seluruh masyarakat.
“Tak lupa saya menyatakan terbuka untuk penyampaian hal-hal positif demi keberlangsungan pembangunan daerah, khususnya Desa Sumbertani,” paparnya.

Selaras, Kades Sumbertani Doni Afrizal, dengan adanya tatapmuka secara langsung ini, warga Desa Sumbertani menaruh harapan besar untuk bergulirnya program aspirasi di desa tersebut.
“Yang utama kami berharap, melalui keterwakilan Ibu Mardiana bersama Bapak Tamanuri, adanya bantuan untuk program bedah rumah,” harap Kades Doni.
Sebab, warga setempat masih banyak yang mendiami rumah tidak layak huni.
Selanjutnya, Ir. Mardiana melanjutkan safari reses di Desa Pekurun Udik, Kecamatan Abung Pekurun.

Alumnus Sarjana Teknik Universitas Lampung ini menyampaikan bahwasanya Desa Pekurun Udik juga merupakan desa yang kali pertama dikunjunginya.
Meski demikian, dirinya menyatakan silaturahmi yang dilaksanakan dalam momentum itu kelak merupakan satu sinergitas yang akan dijalin di masa mendatang.

“Kunjungan kerja pada hari ini tentu menyimpan satu harapan besar guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tuturnya.
Kades Pekurun Udik Amar Makruf menegaskan jika kunjungan kerja yang kali pertama dilaksanakan Ir. Mardiana, S.T., M.T., di desa tersebut sebagai bentuk kepedulian dan wadah aspiratif masyarakat.
“Kami merasa berbesar hati atas adanya kunjungan kerja reses Ibu Mardiana di Desa Pekurun Udik ini,” ungkap Amar Makruf.

Sebab, lanjutnya, dengan kehadiran legislator yang digadang-gadang paling aspiratif ini tentu dapat melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami berharap ke depannya keinginan masyarakat di desa kami ini dapat diakomodir,” harapnya.
Keesokan harinya, Jumat, 25 Juli 2025, Mardiana melanjutkan safari reses di Desa Negarabatin, Kecamatan Sungkai Utara.
Di sini, ia meminta agar masyarakat setempat untuk terus menjaga harmonisasi antarwarga.

“Menjadi harapan kita semua untuk senantiasa hidup rukun, toleran, saling membantu dan bekerja sama agar tercapai kesejahteraan bersama,” harap Mardiana dihadapan konstituennya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Negarabatin, Bahri Yusuf, mengapresiasi kinerja Ir. Mardiana, S.T., M.T., yang selama ini telah berkiprah dengan hasil yang nyata melalui berbagai program aspirasi bersama Drs. Hi. Tamanuri, M.M.
Diketahui, Desa Negarabatin melalui program aspirasi telah menerima manfaat berupa program PISEW, BSPS sebanyak 27 unit, SPALD-S sebanyak 27 unit, dan juga program P3TGAI.
“Dalam hal ini, kerjasama Ibu Mardiana bersama Bapak Tamanuri untuk membangun desa kami ini berdampak sangat signifikan untuk memperlancar roda perekonomian dan aktifitas sosial masyarakat desa,” tuturnya.
Untuk itu, atas nama warga setempat, dirinya menyampaikan ungkapan terimakasih atas kinerja nyata dua legislator handal Partai NasDem tersebut.

Kemudian, pada Sabtu, 26 Juli 2025, Ir. Mardiana, S.T., M.T., melanjutkan agenda kerja rutin safari resesnya, bertempat di gedung serba guna (GSG) Desa Karangsakti, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara.
Dikatakan Mardiana, pembangunan di desa membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Dengan berperan aktif dalam laju pembangunan di desa maka kesejahteraan bersama dapat diwujudkan,” tuturnya.
Selain itu, kerjasama dan menjaga silaturahmi antarwarga menjadi point penting untuk menciptakan suasana lingkungan yang kondusif.

Sementara itu, Kades Karangsakti Ahmad Wahyu Ruminto mengatakan bahwa masyarakat di desanya juga telah merasakan manfaat dari sejumlah program aspirasi.
“Desa Karangsakti telah mendapatkan program aspirasi berupa 25 unit BSPS, 27 unit SPALD-S, dan jalan rabat beton melalui program aspirasi PISEW sepanjang 500 meter,” terangnya.

Untuk itu, dirinya menyampaikan apresiasi atas kinerja nyata Mardiana bersama Tamanuri yang telah mendorong pembangunan infrastruktur di desa tersebut.

Di hari yang sama, agenda safari reses Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini berlanjut di Desa Karangmulyo, Kecamatan Muara Sungkai.
Di desa yang juga kali pertama dikunjunginya itu, Mardiana berharap dapat terjalin sinergisitas dan komunikasi yang baik guna menata pemerataan pembangunan daerah.

“Mulai saat ini ikatan silaturahmi yang terjalin ini dapat kita wujudkan untuk mencapai kesejahteraan bersama,” tutupnya.
Ia juga menyampaikan dalam waktu dekat akan berupaya untuk menggulirkan program aspirasi BSPS di desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Karangmulyo Sukarli berharap kunjungan kerja reses ini kedepannya dapat mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur di desa itu.
“Kami telah banyak mendengar kiprah Ibu Mardiana bersama Bapak Tamanuri yang selama ini senantiasa menggulirkan berbagai program aspirasi,” akunya.

Untuk itu ia meminta agar program aspirasi juga dapat menyentuh sampai ke Desa Karangmulyo.
Selanjutnya, reses Mardiana berlanjut di Desa Papanrejo, Kecamatan Abung Timur.
Mardiana menyatakan akan terus berupaya menyuarakan serta mendorong pemerintah untuk merespon serta merealisasikan percepatan aspirasi masyarakat, khususnya warga yang ada di Papanrejo.

“Suatu kehormatan besar bagi saya yang saat ini telah diberikan kesempatan dan amanah untuk mengemban tugas sebagai wakil rakyat,” tutur Mardiana, legislator DPRD Provinsi Lampung, periode 2024-2029 ini, di lokasi.
Amanah ini, lanjutnya, tentu atas kepercayaan masyarakat yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung V, meliputi Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan.
“Untuk itu, bersama anggota DPR-RI, Bapak Hi. Tamanuri, kami akan bersinergi bersama pemerintah, dimulai dari pemerintahan desa hingga pusat, untuk mengawal percepatan realisasi program-program aspirasi yang berbasis padatkarya,” terangnya.

Lalu, pada Senin, 28 Juli 2025, safari reses berlanjut di Desa Baturaja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.
Kegiatan safari reses Ir. Mardiana selanjutnya tampak didampingi Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi Partai NasDem, Drs. Hi. Tamanuri, M.M.

Di sini, Mardiana menyampaikan bahwa dirinya akan terus menyerap aspirasi sebagai wujud sinergisitas antara dirinya selaku legislator dengan masyarakat sebagai konstituennya.
Untuk itu, tambahnya, agar keinginan dan harapan masyarakat yang disampaikan dalam kunjungan kerja resesnya kali ini dapat kembali direalisasikan melalui program aspirasi, Mardiana mengimbau agar seluruh warga tetap menjaga kekompakan dan jalinan silaturahmi yang terus menguat.
Kesempatan itu, Kades Baturaja Amir Saputra menyampaikan bahwasanya Desa yang dipimpinnya itu telah menerima manfaat sejumlah program aspirasi berupa 47 unit rumah layak huni melalui program BSPS, 57 unit sanitasi desa melalui program SPALD-S, program ABSAH 1 unit, serta 974 meter saluran irigasi tersier melalui program aspirasi P3TGAI.
Usai gelaran reses di Desa Baturaja, Ir. Mardiana beserta jajaran melanjutkan safari resesnya di Desa Ciamis, Kecamatan Sungkai Utara.

Ia mengatakan, dalam kunjungan kerja reses yang dilaksanakan anggota legislatif, selain bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, juga merupakan suatu pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen yang menitipkan amanah kepada mereka.
Hasil dari kunjungan kerja reses ini, tambahnya, akan ditindaklanjuti sebagai upaya yang merekomendasi pemerintah untuk percepatan realisasi program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Kades Ciamis Irfan Hilmi menyampaikan masyarakat setempat telah menerima manfaat program aspirasi berupa 26 unit program BSPS, 57 unit program SPALD-S, 6 unit saluran irigasi P3TGAI, juga bantuan hibah permodalan BUMDES.

Di hari terakhir, ‘Ibu Bedah Rumah’ ini melangsungkan agenda reses di Desa Tanjungwaras, Kecamatan Bukitkemuning, Rabu, 30 Juli 2025.
Dirinya juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan melalui Program Aspirasi selama ini tidak lepas dari komunikasi intens yang selama ini terjalin antara masyarakat, kepala desa, bersama dirinya selaku wakil rakyat.

“Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan infrastruktur yang dibangun melalui program aspirasi pada khususnya,” tuturnya.
Sehingga, lanjutnya, hasil pembangunan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Di hari yang sama, safari reses Ir. Mardiana, S.T., M.T., berakhir di Desa Hujanmas, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara.
Menurutnya, warga Desa Hujanmas merupakan salah satu desa yang sangat berkomitmen menjaga integritas dan bersinergi dengan baik untuk memajukan pembangunan desa.

Kades Hujanmas Yuliyanti menyampaikan jika warga setempat telah merasakan manfaat dari program aspirasi berupa 35 unit BSPS, 50 unit program sanitasi desa (SPALD-S), serta bantuan program aspirasi PISEW yang dibangun pada 2024 lalu.
Dirinya juga berharap adanya bantuan peningkatan jalan desa sejauh satu (1) kilometer yang saat ini kondisinya sudah tidak layak dilalui kendaraan.

“Harapan ini kami sampaikan untuk adanya peningkatan jalan di tahun 2026 mendatang guna mendukung aktifitas dan kelancaran roda perekonomian di desa kami,” terang Yuliyana. (Ardi)
![]()
