Desa Negara Bumi Lampura Laksanakan MDST Pengelolaan Dana Desa 2025

Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Pemerintah Desa Negara Bumi Kecamatan Sungkai Tengah Lampura telah melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) terkait pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Kepala Desa Yanto menyebutkan pelaksanaan MDST tersebut bertempat di Balai Desa Negara Bumi yang dihadiri oleh Ketua BPD beserta jajarannya, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari pemerintah kecamatan setempat pada 25 September lalu.

“MDST ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa, serta memberikan laporan mengenai berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan alhamdulliah desa Negara Bumi telah selesai,” ujar Yanto, Kamis (11/12/2025).

Caption: foto bersama usai pelaksanaan MDST. Foto: dok.

Kepala Desa Negara Bumi menambahkan beberapa proyek fisik yang telah selesai dikerjakan yang diharapkan dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat diantaranya adalah:

1. Pembelian Mobil Ambulance sebagai bentuk upaya peningkatan layanan kesehatan dengan nilai Rp. 223.205.000.

2. Pembangunan Siring Pasang / Drainase Sepanjang 300 Meter

3. Rehabilitasi Sumur Bor

“Mobil ambulance sangat dibutuhkan masyarakat pasalnya kebutuhan medis darurat diperlukan mengingat akses transportasi dipedesaan cukup sulit, sedang kan drainase untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan mengurangi risiko banjir, dan perbaikan sumur bor bertujuan untuk menyediakan sumber air bersih yang lebih optimal bagi warga desa, khususnya di musim kemarau yang seringkali menyebabkan krisis air bersih,” ujar Yanto.

Proses musyawarah desa ini juga menjadi momen penting untuk menyampaikan laporan penggunaan Dana Desa secara transparan kepada masyarakat. Kepala Desa menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran telah melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan dana yang lebih baik ke depannya.

“Melalui MDST ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Desa Negara Bumi dapat mengetahui bagaimana dana desa digunakan, serta mendengarkan masukan-masukan dari warga untuk pembangunan yang lebih baik di masa mendatang,” pungkas Yanto dalam keterangannya. (Ki)

Loading