Munajat Tobat Orang Gila

Karya: Ahmad Yulden Erwin (*)   Ya, Allah Yang Maha Nyata, Malam ini: mataku terbuka.   Kusadari kini Ruang dan waktu Terasa sepi Bagi langkahku.   Ada bayang memanjang: ada terang menghilang. Kegelapan menantang: mencari bintang-bintang.   Kulihat diri Pecah tak menentu, Pikir dan hati Tak lagi bersatu.   “Apakah kita Masih Percaya Kepada cinta?” […]

Loading

Continue Reading

Tubaba dalam Bayang Hiburan Malam: Urgensi Zonasi, Legalitas, dan Etika Sosial dalam Perspektif Tatakota Masa Depan

Ditulis oleh: Yoga Pratama (*) Berdiri diambang pertarungan antara geliat ekonomi malam, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung kini berdiri di persimpangan antara kebebasan berekspresi dan tanggungjawab ketenangan sosial. Dentuman musik dari tempat hiburan malam yang terus menggema bukan sekadar pertanda geliat ekonomi lokal, melainkan juga alarm yang menandai kebutuhan mendesak untuk menata ulang arah […]

Loading

Continue Reading

Anomali dan Potensi Kegagalan Koperasi Merah Putih

Ditulis oleh: Hara Nirankara *) Koperasi Desa Merah Putih, yang digagas melalui Instruksi Presiden No. 9/2025, bertujuan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memperkuat kemandirian masyarakat melalui koperasi di setiap desa/kelurahan di Indonesia. Program ini didukung oleh modal besar dari Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN) sebesar Rp 3–5 miliar per koperasi, dengan Dana […]

Loading

Continue Reading

Literasi dan Etika: Menjaga Akal Sehat dan Hati Nurani di Tengah Banjir Informasi

Ditulis oleh: Heri Isnaini Hari ini, kita hidup di zaman yang serba cepat. Informasi datang dari berbagai arah, seperti media sosial, portal berita, grup WhatsApp keluarga, hingga komentar netizen di akun selebritas. Di tengah banjir informasi itu, muncul pertanyaan penting, “Apakah kita benar-benar paham dengan apa yang kita baca, dengar, dan bagikan?” Di sinilah letak […]

Loading

Continue Reading

NEGERI AWAN

Cerpen Hilya Qanita Isnaini *   “Hoamm” ucap seorang gadis bernama Rachel dia terbangun di atas awan dengan kebingungan. “Aku di mana? perasaan aku di kasur deh,” gadis itu menatap sekelilingnya. Tiba- tiba ada awan kecil yang menghampirinya. “Hai, aku Nina,” ucap awan itu “Aku Rachel” “Kok kamu ada di sini?” dengan kebingungan awan itu […]

Loading

Continue Reading

Cinta Segitiga: Dayang Sumbi, Sangkuriang, dan Soni Farid Maulana

Ditulis oleh: Heri Isnaini* ceuk galur carita, anjeun téh anak kuring kiwari kuring bét bogoh ka anjeun, tapi anjeun teuing di mana? (menurut alur cerita, engkau itu anakku kini aku malah mencintaimu, tapi engkau entah di mana?)   (Soni Farid Maulana) Kutipan puisi karya Soni Farid Maulana menunjukkan kesungguhannya mendalami konsep cinta. Konsep ini seakan […]

Loading

Continue Reading

Modern Meisje: Representasi Perempuan Indonesia dalam Sastra

Penulis: Heri Isnaini (*) Representasi perempuan dalam sastra dirasakan sebagai salah satu bentuk sosialisasi terpenting karena memberikan gambaran tentang perempuan yang tepat dan sah. Dalam perjalanannya, pergerakan ini melahirkan “kritik sastra feminis”. Perhatian kritis dari kritik sastra feminis ditujukan pada buku-buku karya penulis laki-laki yang mengonstruksi citra perempuan dengan tujuan melanggengkan ketidaksetaraan seksual mereka. Dalam […]

Loading

Continue Reading

Desiminasi Media yang berkualitas, Demi Pilkada Serentak 2024 yang Aman dan Damai

Ditulis oleh: FIRDAUS (Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia) Pesta Demokrasi yang ditandai dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak kembali akan terjadi di akhir penghujung tahun 2024. Dikutip dari wikipedia, total daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak tahun 2024 sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota. Tentu saja, pesta […]

Loading

Continue Reading

Hubungan Kemampuan Manusia dan Penalaran

Ditulis oleh: Heri Isnaini  Manusia diciptakan Tuhan dengan dibekali kemampuan akal yang sempurna. Dengan kemampuan ini, manusia dapat mengembangkan kebudayaannya pada taraf yang sangat tinggi. Ada 3 kemampuan dasar yang dimiliki oleh manusia, yakni: kognitif, afektif, dan konatif. Ketiganya, menjadi modal manusia dalam mengembangkan dirinya ke arah yang lebih baik. Kemampuan kognitif adalah kemampuan manusia […]

Loading

Continue Reading

Mengapa Dulu Saya Bela Jokowi lalu Mengkritisi?

Ditulis Oleh : Henri Subiakto * Ini cerita kenapa saya dulu bela Jokowi. Lalu sempat netral awal 2023, berubah mengritisinya pasca keputusan MK nomor 90/2023. Sebelum 2014, saya sudah hormat ke Pak Jokowi, pria sederhana dari rakyat kecil, yang sebelumnya pengusaha mebel, bisa sukses menjadi walikota. Menurut saya, Jokowi itu humble, tidak arogan, mau turun […]

Loading

Continue Reading