LAMPUNG UTARA (RNSI) – Pancasila merupakan pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjadi sumber segala peraturan dan perundang-undangan yang dipedomani oleh setiap penyelenggara negara serta mengandung norma-norma hidup bagi seluruh masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., saat melangsungkan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) ke-2 di bulan Oktober 2025.
Kegiatan ini terpusat di halaman kantor Desa Gedung Makrifat, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Kesempatan itu, Mardiana mengimbau agar warga setempat untuk terus menjaga kekompakan dan mengikat harmonisasi jalinan silaturahmi.

“Dengan kekuatan silaturahmi akan tercapai kondisi kerukunan hidup yang bermuara pada pencapaian pemerataan pembangunan,” tutur Mardiana, yang belum lama ini menduduki kursi Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Lampung.
Dirinya juga menegaskan dengan sikap rukun, guyub, dan menjunjung tinggi solidaritas antarsesama akan menepis segala ancaman maupun potensi konflik dalam bermasyarakat.

“Kedudukan Pancasila sebagai ideologi bangsa kita sudah final. Untuk itu, marilah kita terus mengamalkannya dengan senantiasa menyelaraskan aktifitas hidup kita sehari-hari,” imbaunya.

Senada narasumber kegiatan, Denta Putra Utama, S.A.P., menjabarkan bahwa lima sila yang termaktub dalam Pancasila tidak hanya bersifat normatif, namun lebih dari Pancasila juga menjadi acuan yang implementatif untuk mengatur setiap aspek pembangunan nasional.
Sementara itu, Kepala Desa Gedung Makrifat, Rudi Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ir. Mardiana, S.T., M.T., beserta jajaran dan terlaksananya kegiatan dimaksud.
“Kegiatan sosialisasi PIP-WK ini tentu akan memberikan energi positif bagi kami untuk hidup rukun dan terus bekerja sama dalam setiap kesempatan,” ucap Kades Rudi.

Ia juga mengatakan, Desa Gedung Makrifat telah merasakan beragam program aspirasi yang dibawa melalui keterwakilan Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., bersama Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T.
“Selama kami menjadi pimpinan di desa ini, masyarakat Desa Gedung Makrifat telah merasakan manfaat nyata dari program aspirasi yang dibawa melalui Bapak Tamanuri dan Ibu Mardiana,” katanya.

Tak lupa, Rudi juga menjabarkan sejumlah program aspirasi yang telah direalisasikan berupa 35 unit program bedah rumah (BSPS), pembangunan sanitasi masyarakat (SPALD-S) sebanyak 28 unit, dan program irigasi (P3TGAI) yang berada di 2 (dua) titik lokasi.
“Tahun ini, desa kami juga mendapatkan bantuan dana hibah untuk rehab masjid,” ucap Rudi.

Atas nama warga Desa Gedung Makrifat, dirinya menyampaikan agar kelak mendapatkan kembali bantuan program aspirasi BSPS serta jalan alternatif penghubung antardesa (PISEW).
Camat Hulu Sungkai Kadarullah yang berkesempatan hadir hingga acara berakhir juga menyampaikan harapannya agar program aspirasi dapat terus digulirkan guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di kecamatan yang dipimpinnya itu.

Terpantau, selain masyarakat setempat yang tidak kurang dari 150 orang, sejumlah kepala desa se-Kecamatan Hulu Sungkai juga turut menghadiri kegiatan Sosialisasi PIP-WK dimaksud.

Di penghujung acara, Ir. Mardiana, S.T., M.T., memberikan dana apresiasi, bingkisan, dan buku Sosialisasi PIP-WK untuk seluruh audiens. (Ardi)
![]()
