Sosialisasi PIP-WK Tahap II April 2026 di Oganjaya, Mardiana Tekankan Ideologi Pancasila Perkokoh Kesatuan Bangsa

Pojok Restorasi

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Dalam upaya memperkuat jati diri bangsa dan memelihara persatuan di tengah keberagaman, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., menggelar kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) tahap II April 2026.

Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Oganjaya, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu, 25 April 2026, yang dihadiri tak kurang dari 100 orang warga, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.

Caption: Wk. Ketua Komisi V DPRD Prov Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., gelar sosialisasi PIP-WK tahap II April 2026 di Oganjaya. Foto: Ardi.

Agenda kerja rutin ini menjadi wujud nyata peran lembaga perwakilan daerah dalam menjaga dan menanamkan nilai-nilai dasar negara kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ir. Mardiana, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pemahaman yang kuat terhadap Pancasila dan wawasan kebangsaan merupakan fondasi utama dalam membangun daerah dan negara yang maju, adil, dan sejahtera.

Caption: Sosialisasi PIP-WK dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Foto: Ardi.

Menurutnya, kesadaran akan identitas sebagai bagian dari bangsa Indonesia akan menjadikan masyarakat lebih bersatu dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Caption: seluruh audiens turut menyampaikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Foto: Ardi.

“Wawasan kebangsaan mengajarkan kita bahwa meskipun kita berbeda suku, agama, adat, dan kebiasaan, kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi pedoman hidup bersama yang harus kita amalkan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari,” ujar Ir. Mardiana dalam pembukaan kegiatan.

Kepala Desa Oganjaya, Hevi Sondia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa, terutama untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan pengaruh luar.

Caption: Kades Oganjaya sampaikan sambutan. Foto: Ardi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga Desa Oganjaya semakin memahami makna persatuan dan kesatuan, serta mampu menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini akan sangat membantu kami dalam memajukan desa dan menciptakan lingkungan yang harmonis,” kata Hevi.

Baca Juga :  Ir. Mardiana, S.T., M.T.: UMKM Penopang Ekonomi Wilayah Paling Fundamental

Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh narasumber Denta Putra Utama, S.A.P., yang menguraikan secara rinci makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila.

Caption: narasumber uraikan materi kegiatan. Foto: Ardi.

Ia menjelaskan bagaimana setiap nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam bekerja dan berorganisasi.

Ia juga menekankan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar pengetahuan tentang sejarah atau batas wilayah negara, melainkan pemahaman mendalam tentang kedudukan, peran, dan tanggung jawab setiap warga negara dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.

Caption: warga Oganjaya antusias hadiri sosialisasi PIP-WK. Foto: Ardi.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelaku sekaligus penyebar nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.

Suasana kegiatan berlangsung dengan antusiasme, di mana peserta aktif mengikuti penjelasan dan berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pemahaman ideologi negara dan persatuan bangsa.

Caption: Ir. Mardiana, S T., M.T., bagikan buku sosialisasi PIP-WK, uang pengganti transportasi, dan bingkisan. Foto: Ardi.

Kegiatan ini menjadi wadah yang efektif untuk saling berbagi pandangan dan memperkuat kesepahaman bersama.

Di penghujung acara, Ir. Mardiana secara langsung membagikan berbagai bentuk dukungan kepada seluruh peserta sebagai bentuk perhatian dan dorongan.

Buku panduan sosialisasi PIP-WK diserahkan agar materi yang disampaikan dapat dipelajari kembali dan disebarluaskan.

Caption: kegiatan ditutup dengan doa bersama. Foto: Ardi.

Selain itu, ia juga membagikan uang pengganti transportasi serta bingkisan sebagai penghargaan atas partisipasi dan antusiasme peserta.

Ir. Mardiana menutup kegiatan dengan harapan bahwa sosialisasi ini tidak berhenti pada acara hari ini saja, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Caption: sesi foto bersama. Foto: Ardi.

“Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dan wawasan kebangsaan sebagai panduan kita, agar kita mampu membangun daerah ini dan negara kita menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (Ardi)

Loading