Serap Suara Rakyat, Tamanuri Percepat Pembangunan Wilayah dari Lampung Utara hingga Mesuji

Pojok Restorasi

LAMPUNG (RNSI) – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Fraksi Partai NasDem, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., menggelar rangkaian kegiatan Safari Reses masa sidang tahun 2026.

Agenda kerja rutin ini dimulai 25 Februari hingga 5 Maret 2026, berkeliling sejumlah desa dan instansi di Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Mesuji.

Kegiatan ini bertujuan menjemput langsung aspirasi masyarakat, meninjau pelaksanaan pembangunan, serta mengawal program kerja di bidang infrastruktur, jalan, dan perhubungan yang menjadi ruang lingkup utama Komisi V DPR-RI .

Dalam lawatannya yang pertama, Rabu, 25 Februari, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., mengunjungi warga Desa Karya Sakti, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara.

Caption: Kunjungan kerja reses Drs. Hi. Tamanuri, M.M., di Desa Karya Sakti. Foto: dok.

Di sini, Tamanuri fokus membahas berbagai problematika terkait akses jalan desa dan konektivitas wilayah bersama warga, perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Dirinya juga fokus membahas keluhan kerusakan jalan penghubung antar-dusun yang menghambat distribusi hasil tani, serta usulan peningkatan kualitas jalan desa agar layak dilalui kendaraan pengangkut komoditas pertanian.

Tamanuri menyampaikan akan mendorong prioritas perbaikan melalui alokasi APBN dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai merupakan hak konstitusional masyarakat sekaligus prasyarat utama bagi kemajuan ekonomi daerah. Berdasarkan masukan dan aspirasi yang saya terima di Desa Karya Sakti, perbaikan akses jalan penghubung antar-dusun menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian. Seluruh catatan ini akan segera saya jadikan bahan prioritas pembahasan di Komisi V DPR RI, guna memastikan alokasi anggaran APBN tersedia dan pembangunan dapat direalisasikan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat setempat,” ucap Tamanuri di hadapan konstituennya.

Caption: Safari reses Tamanuri di Desa Sawojajar. Foto: dok.

Selanjutnya, pada Kamis, 26 Februari 2026, Hi. Tamanuri melangsungkan agenda kerja rutin reses di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara.

Kesempatan itu, dirinya menampung aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan jalan penghubung ke lahan persawahan dan perkebunan.

“Infrastruktur adalah kunci kesejahteraan desa; kami akan perjuangkan agar kebutuhan ini masuk dalam rencana kerja pemerintah pusat,” ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti di jalan utama, namun harus menjangkau hingga ke wilayah persawahan dan kawasan produksi warga.

Di Desa Sawojajar, masyarakat menyampaikan kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas jalan tani yang mulai rusak di berbagai tempat.

“Hal ini menjadi perhatian serius saya, dan akan saya perjuangkan agar masuk dalam rencana kerja pemerintah pusat. Infrastruktur yang andal adalah pondasi utama untuk meningkatkan nilai jual hasil bumi dan taraf hidup masyarakat pedesaan,” terangnya.

Baca Juga :  Kunker di Kemalaraja, Tamanuri Kick Off Pembangunan Jembatan Gantung Way Aru
Caption: Koordinasi dan rapat kerja Drs. Hi. Tamanuri di Kantor BPJN Lampung. Foto: dok.

Usai gelaran reses di Desa Sawojajar, keesokan harinya, Jumat, 27 Februari 2026, Hi. Tamanuri dan jajaran mengunjungi Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung guna melangsungkan rapat kerja evaluasi proyek jalan nasional dan koordinasi pembangunan.

Disampaikannya, pertemuan koordinasi dengan BPJN Lampung ini merupakan langkah strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di wilayah Provinsi Lampung, khususnya koridor Lampung Utara hingga Mesuji.

“Saya menegaskan bahwa setiap proyek yang dibiayai uang negara wajib dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, berstandar tinggi, dan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan,” terangnya.

Ia juga membahas progres pembangunan, pemeliharaan, dan penanganan kerusakan jalan nasional yang melintasi wilayah Lampung Utara hingga Mesuji.

Ia menegaskan pentingnya kualitas pembangunan dan penyelesaian tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Ia menyatakan bahwa hasil pertemuan akan dijadikan bahan pengawasan dan masukan di tingkat DPR RI.

“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen penuh mengawal penggunaan anggaran publik serta memastikan manfaat pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan secara nyata dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Tamanuri.

Lalu, pada Sabtu, 28 Februari 2026, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., melanjutkan safari resesnya di Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Caption: reses Tamanuri di Desa Kalicinta. Foto: dok.

Dalam dialog dengan warga Desa Kalicinta, ia menyoroti kerusakan jalan lingkungan serta fasilitas umum yang butuh pembenahan.

Legislator ini mencatat seluruh usulan dan menekankan bahwa pembangunan harus merata hingga ke pelosok desa.

Ia juga menyerap masukan terkait potensi ekonomi desa yang butuh dukungan akses jalan memadai.

“Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama dalam setiap kunjungan kerja saya. Di Desa Kali Cinta, aspirasi masyarakat terpusat pada perbaikan jalan lingkungan, pemulihan saluran irigasi, dan peningkatan fasilitas umum yang mendukung produktivitas warga. Potensi ekonomi desa ini sangat besar, namun masih terkendala keterbatasan akses. Seluruh usulan ini telah saya catat secara rinci dan akan saya jadikan prioritas perjuangan agar konektivitas wilayah dapat terbangun dengan baik, sehingga membuka peluang kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bagi warga desa,” ujar Tamanuri.

Dalam lawatan selanjutnya, Minggu, 1 Maret 2026, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., mengunjugi Pondok Pesantren Al-Mubarok, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara.

Caption: Drs. Hi. Tamanuri, M.M., kunjungi Ponpes Al-Mubarok. Foto: dok.

Pada kesempatan itu, ia bersilaturahmi bersama pimpinan pesantren, pengasuh, dan santri. Selain membahas kebutuhan sarana-prasarana pendidikan dan akses jalan menuju lokasi, kegiatan ini juga diisi penyampaian pesan kebangsaan dan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Mardiana : Keutuhan NKRI Dibentuk dengan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Menurut Hi. Tamanuri, lembaga pendidikan keagamaan memegang peran vital dalam membentuk karakter bangsa dan mencetak generasi berkualitas.

“Kehadiran saya di Pondok Pesantren Al-Mubarok adalah wujud komitmen negara untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan dan keagamaan,” kata Tamanuri.

Berdasarkan masukan pengasuh dan pengelola, tambahnya, peningkatan sarana prasarana pendidikan serta perbaikan akses jalan menuju lokasi menjadi kebutuhan yang harus segera dijawab.

“Saya akan memastikan dukungan dan alokasi anggaran yang memadai agar pesantren ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Tamanuri berkomitmen mendorong dukungan fasilitas agar lembaga pendidikan keagamaan semakin nyaman berkembang.

Safari reses Drs. Hi. Tamanuri, M.M., dilanjutkan pada Senin, 2 Maret 2026, di Desa Bandar Sakti, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara.

Caption: Gelaran safari reses Hi. Tamanuri di Desa Bandar Sakti. Foto: dok.

Di sini, ia menekankan pembahasan terkait aksesibilitas dan pengembangan ekonomi desa.

Ia menyatakan Desa Bandar Sakti memiliki potensi besar di sektor pertanian maupun pariwisata yang dapat dikembangkan menjadi penggerak ekonomi wilayah.

Namun, lanjutnya, potensi tersebut belum tergali sepenuhnya karena masih terdapat keterbatasan aksesibilitas jalan.

“Setelah meninjau langsung kondisi lapangan dan mendengarkan aspirasi warga, saya berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan desa,” jelasnya.

Hal ini bertujuan agar potensi ekonomi dapat berkembang optimal, akses pelayanan publik semakin dekat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara signifikan.

Caption: Kunker reses Tamanuri di Madukoro. Foto: dok.

Kemudian, pada Selasa, 3 Maret 2026, Tamanuri menggelar reses di Desa Madukoro, Lampung Utara.

Di sini, ia menerima keluhan warga mengenai jalan desa yang sering rusak saat musim hujan, serta usulan perbaikan jalan penghubung antar-desa.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyerap aspirasi terkait kebutuhan air bersih dan fasilitas penunjang lainnya, serta mengingatkan pentingnya perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

“Keberlanjutan dan ketahanan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang. Di Desa Madukoro, keluhan utama masyarakat adalah kerusakan jalan yang berulang, terutama saat musim hujan, serta kebutuhan akan fasilitas dasar seperti akses air bersih. Saya akan memastikan bahwa setiap perencanaan pembangunan ke depan disusun dengan kajian yang matang, berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, dan mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Pembangunan harus memberikan solusi jangka panjang, bukan sekadar pembenahan sementara,” tegas Tamanuri.

Caption: gelaran safari reses Tamanuri di Desa Wonomerto. Foto: dok.

Gelaran safari reses, Hi. Tamanuri berlanjut pada Rabu, 4 Maret 2026, di Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara.

Kesempatan itu, ia menekankan transparansi dan pengawasan penggunaan dana pembangunan.

Baca Juga :  Lanjutkan Safari Reses di Abung Surakarta, Mardiana Imbau Masyarakat Berperan Aktif Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

“Pengelolaan keuangan negara harus berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan,” kata Tamanuri.

Aspirasi masyarakat Desa Wonomarto terkait pembukaan akses jalan baru di wilayah yang selama ini terisolir, menjadi bukti bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan.

“Sebagai anggota DPR RI, saya akan terus melakukan fungsi pengawasan secara ketat guna memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan digunakan dengan tepat guna, serta memastikan tidak ada satu pun wilayah yang tertinggal dalam menikmati hasil kemajuan pembangunan nasional,” ucapnya.

Drs. Tamanuri menyatakan akan terus mengawal agar setiap rupiah APBN yang dialokasikan benar-benar dinikmati masyarakat.

Caption: Tamanuri menutup gelaran safari resesnya di Desa Tri Tunggal Jaya. Foto: dok.

Kemudian, pada Kamis, 5 Maret 2026, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., menutup rangkaian safari reses di Desa Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Fokus utama membahas perluasan dan perbaikan jalan nasional serta jalan kabupaten yang menjadi urat nadi ekonomi wilayah ini.

Warga berharap konektivitas yang lebih baik dapat mendongkrak harga hasil bumi dan mempermudah akses pelayanan publik.

“Menutup rangkaian safari reses ini di Kabupaten Mesuji, wilayah perbatasan memiliki posisi strategis dan peran sangat penting dalam tatanan pembangunan nasional. Aspirasi masyarakat Desa Tri Tunggal Jaya terkait perluasan dan peningkatan kualitas jalan nasional serta jalan kabupaten, merupakan urat nadi perekonomian daerah yang harus segera diprioritaskan. Saya berkomitmen penuh untuk membawa seluruh masukan ini ke meja pembahasan anggaran dan kebijakan di tingkat pusat. Negara hadir dan tidak akan melupakan pembangunan di wilayah,” jelasnya.

Ia berjanji akan menjadikan usulan ini prioritas dalam pembahasan anggaran dan kebijakan di DPR RI.

Dalam keterangannya, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., menegaskan seluruh aspirasi, catatan lapangan, dan usulan yang diterima selama kegiatan ini akan segera disusun, dijadikan bahan pengawasan, dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan Komisi V DPR RI.

“Kehadiran kami adalah bukti negara hadir. Setiap suara masyarakat adalah amanah yang akan kami perjuangkan sampai terwujud pembangunan yang nyata dan merata,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD setempat, tokoh adat, agama, dan masyarakat luas, berlangsung dengan lancar, hangat, dan penuh antusiasme warga yang sangat menyambut baik kehadiran wakil rakyat langsung di tengah mereka. (Ardi)

Loading