Hi. Tamanuri Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pekurun

Pojok Restorasi

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Bangsa Indonesia dibangun atas dasar empat pilar kebangsaan.

Terkait itu, Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.

Caption: Anggota Komisi V DPR-RI, Drs. Hi. Tamanuri, M.M., gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pekurun. Foto: dok.

Dikatakan politisi Fraksi Partai NasDem ini, kegiatan dimaksud sebagai upaya untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap arti pentingnya empat pilar kebangsaan.

Menurut Tamanuri empat pilar kebangsaan ini merupakan satu kesatuan utuh yang tak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

“Sebagai warga negara yang baik, kita semua harus memahami prinsip-prinsip empat pilar kebangsaan kita yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” terangnya.

Caption: warga Pekurun mendengarkan dengan khidmat materi sosialisasi. Foto: dok.

Dijelaskan lebih lanjut, Pancasila merupakan ideologi bangsa yang bersifat final dan absolut.

“Tidak ada ideologi lain yang menjadi pondasi negara kita selain Pancasila,” tegas Tamanuri.

Lalu, Hi. Tamanuri juga menjelaskan bahwa UUD 1945 merupakan sumber konstitusi negara Republik Indonesia.

“Dengan adanya UUD 1945 menjadi pedoman utama dalam hukum ataupun peraturan di negara kita,” urainya.

Ia juga menerangkan dengan adanya simbol Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna berbeda-beda namun tetap satu jua, seluruh warga negara Indonesia diikat dalam persatuan dan kesatuan yang kuat.

“Perbedaan suku, bahasa, kebudayaan, agama bukan menjadi perintang seluruh warga untuk menjaga kedaulatan, keutuhan dan persatuan bangsa,” ucap Tamanuri.

Caption: Drs. Hi. Tamanuri, M.M., menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pekurun. Foto: dok.

Sebagai wujud keutuhan negara, tambahnya, Indonesia terbentuk dalam wujud Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“NKRI sebagai bentuk negara menekankan pentingnya kesatuan dan integrasi wilayah dari Sabang sampai Merauke,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pekurun, Paiman, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan dimaksud.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi momen penting untuk menggugah kembali pemahaman warga kami untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di atas perbedaan yang ada,” kata Paiman.

Baca Juga :  Ir. Mardiana, S.T., M.T., Gelar Sosialisasi PIP-WK ke-1 September di Desa Campang Gijul 

Tampak hadir sejumlah kepala desa se-Kecamatan Abung Pekurun, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat turut menjaga kondusifitas kegiatan hingga berakhir. (Ardi)

Loading