Pemkab Lampura Abaikan Perbaikan Jalan, Warga Bukitkemuning Protes dengan Kerja Bakti

Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (RNSI) – Warga Bukitkemuning berharap Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemkab Lampung Utara segera melakukan perbaikan jalan di lingkungan mereka karena kondisinya rusak parah dan sangat membahayakan pengguna jalan.

Kekecewaan warga LK 4 dan LK 9, Kelurahan Bukitkemuning, Lampura, karena kondisi jalan AK Gani yang tak pernah diperbaiki pemerintah hingga puluhan warga turun ke jalan untuk menyuarakan protes terkait kondisi tersebut dan berinisiatif memperbaiki jalan secara mandiri.

Jalan yang menjadi urat nadi penghubung antar Kabupaten Lampung Utara menuju Kabupaten Waykanan ini kondisinya hancur lebur.

Caption: protes kepada Pemkab Lampura, warga LK IV dan LK IX kerja bakti perbaiki jalan secara mandiri. Foto: dok.

Padahal, jalur ini merupakan akses utama bagi pengangkutan hasil bumi seperti kopi, lada, jagung, dan komoditas pertanian lainnya.

Salah satu warga mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap pengabaian pemerintah yang sudah berlangsung selama puluhan tahun dan selama ini setelah beberapa pergantian pemimpin namun kondisi jalan mereka tetap luput dari perhatian.

“Kami kecewa dengan Pemkab Lampura khususnya bahkan kami melakukan aksi swadaya melakukan perbaikan jalan secara mandiri sebagai bentuk protes sekaligus upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sehingga warga akhirnya memutuskan untuk bergerak sendiri,” jelas Reki selaku perwakilan warga LK4, Sabtu (11/04/2026).

Reki juga menjelaskan warga LK 4 dan LK 9 mengumpulkan dana swadaya untuk melakukan pengecoran pada bagian tanjakan yang paling membahayakan dan meminta Pemerintah Kabupaten bisa hadir dalam dalam pembangunan jalan mereka.

“Kekecewaan ini kami tunjukkan kepada pemerintah karena lingkungan kami merasa selalu dianaktirikan karena jalan ini tak pernah diperbaiki dan apa bedanya kami dengan masyarakat di daerah lain sehingga tak tersentuh pembangunan,” tambah warga lainnya. (Riki Purnama).

Loading