DALLAS, AMERIKA SERIKAT (RNSI) – Pertarungan sengit Grup F Piala Dunia FIFA 2026 menyajikan drama yang tak terlupakan di Stadion Dallas pada Minggu (14/6) waktu setempat.
Belanda nyaris meraih tiga poin penuh untuk mengukuhkan posisi puncak klasemen, namun kegigihan luar biasa Timnas Jepang melahirkan penyelamatan ajaib di penghujung laga. Daichi Kamada menjadi pahlawan dengan mengubah sundulan rekannya menjadi gol penyeimbang pada menit ke-89, mengunci kedudukan imbang 2–2.
Babak pertama berjalan dengan tempo terkendali. Kedua pelatih tampak menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak terburu-buru, mengingat kekuatan masing-masing lawan. Belanda mengandalkan dominasi penguasaan bola dan kekuatan fisik lini belakang, sedangkan Jepang lebih memilih bertahan rapat dan menanti celah untuk serangan balik.
Salah satu tokoh kunci di paruh awal adalah kiper muda Jepang, Zion Suzuki. Ia tampil penuh percaya diri dengan menepis peluang-peluang berbahaya, termasuk tendangan tajam Donyell Malen dan tembakan jarak dekat Cody Gakpo. Penampilan Suzuki menjadi benteng awal yang membuat Belanda harus bekerja keras menembus pertahanan lawan.
Suasana pertandingan berubah total di awal babak kedua. Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-50. Dari umpan silang akurat Ryan Gravenberch dari sisi kanan, kapten dan bek andalan Virgil van Dijk melompat lebih tinggi dari pengawalnya, melepaskan sundulan keras yang tak terjangkau Suzuki. 1–0 untuk Oranje.
Namun, Jepang memiliki karakter yang tak mudah runtuh, seperti yang ditunjukkan saat mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022. Hanya tujuh menit tertinggal, mereka merespons dengan cepat. Keito Nakamura menerima umpan terukur, melepaskan tendangan menyusur tanah yang melesat tepat ke sudut gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1–1.
Keseimbangan kembali terpecah pada menit ke-64. Crysencio Summerville, yang tampil semakin percaya diri di sisi sayap, melancarkan aksi individu brilian. Ia melepaskan tendangan melengkung yang terukur sempurna—bola membentur tiang dalam sebelum memantul masuk ke jala. Gol itu menempatkan Belanda kembali unggul 2–1 dan seolah menentukan arah kemenangan.
Ketika waktu pertandingan mulai menipis dan tekanan di pundak Samurai Biru semakin berat, momen penentu tiba. Jepang mendapatkan kesempatan sepak pojok. Saat bola diterbangkan ke area penalti, pemain pengganti Koki Ogawa melompat menyambutnya dengan sundulan kuat. Bola itu mengenai kaki Daichi Kamada dan berubah arah secara tak terduga, mengecoh kiper Bart Verbruggen dan masuk ke gawang.
Pada menit ke-89, kedudukan berubah menjadi 2–2. Gol itu bukan sekadar angka, melainkan lambang semangat pantang menyerah: Jepang berhasil bangkit dua kali dari ketertinggalan untuk menyelamatkan satu poin berharga.
Pertandingan ini turut mencatat sejarah tersendiri bagi tim tamu. Belanda mencatatkan rekor baru: untuk pertama kalinya dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia, tidak ada satu pun pemain di susunan inti yang bermain di liga domestik Eredivisie—semua berkarir di liga-liga top Eropa.
Meskipun berbagi poin, penampilan paling konsisten di lapangan jatuh kepada Virgil van Dijk, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat kepemimpinan, intervensi krusial, dan kontribusi lewat gol pembuka.
Suara Pelatih dan Pemain
Hajime Moriyasu | Pelatih Jepang
“Rasanya tentu ada kekecewaan mendalam karena kami tidak pulang dengan kemenangan. Namun, jika melihat bagaimana jalannya laga, saya justru bangga pada mental tim. Kami tertinggal dua kali, namun tidak pernah menundukkan kepala. Para pemain tetap sabar menjaga bentuk pertahanan, lalu meningkatkan intensitas serangan sesuai rencana yang telah kami latih. Satu poin ini diperoleh lewat kerja keras bersama, dan itu menunjukkan kualitas tim ini.”
Daichi Kamada | Pencetak gol penyeimbang
“Sebelum bertanding, target minimal kami adalah mengamankan satu poin. Melawan tim sekuat Belanda, jika Anda kehilangan fokus sesaat setelah tertinggal 1–0, skor bisa saja melebar menjadi 2–0 atau 3–0 dengan sangat cepat. Fakta kami mampu bangkit dan menyamakan kedudukan membuktikan karakter yang kuat. Kami belajar dari pengalaman pahit di pertandingan kedua Piala Dunia lalu, dan kali ini kami berjuang habis-habisan untuk mengumpulkan poin demi memastikan langkah ke babak berikutnya.”
Hasil Akhir:
Belanda 2–2 Jepang
Pencetak gol:
Belanda: Virgil van Dijk (50’), Crysencio Summerville (64’)
Jepang: Keito Nakamura (57’), Daichi Kamada (89’)
(Sumber: laman resmi FIFA/red)
CAPTION FOTO UTAMA: Koki Ogawa #19 dari Jepang mencetak gol kedua timnya selama pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026 antara Belanda dan Jepang di Stadion Dallas pada 14 Juni 2026 di Arlington, Texas. (Foto oleh Stacy Revere/Getty Images)
![]()
